SLOT88RESMI ONLINE – Kiper MU: Fans Inggris Akan Sesali Kepergian Southgate

SLOT88RESMI ONLINE – Gareth Southgate mengundurkan diri dari posisinya sebagai manajer timnas Inggris usai gagal juara di Euro 2024. Fans Inggris disebut bakal menyesali hal itu.


Southgate meletakkan jabatannya dua hari setelah Inggris kalah dari Spanyol di final Euro 2024. Ini jadi kekalahan kedua secara beruntun bagi Inggris di final Piala Eropa.

Kiper Manchester United Tom Heaton mengatakan fans Inggris akan menyesali kepergian Southgate, apalagi jika melihat rekam jejaknya. Southgate membawa The Three Lions ke semifinal Piala Dunia 2018 dan dua final Euro secara beruntun.

Baca juga:
Alexander-Arnold: Southgate Underrated!
“Saya kira begitu,” ucap Heaton saat ditanya apakah menurutnya fans akan menyesali mundurnya Southgate, seperti dilansir Mirror.

“Kalau Anda pikir lagi rekam jejaknya, saya kira dia mengubah rasanya. Kami jadi bersemangat menonton pertandingan. Kami main bagus. Dia mengubah ekspektasi. Nah, sekarang pintunya sudah tertutup, saya kira kami akan kembali untuk berkata ‘kerja hebat’.”

Heaton menjadi bagian dari staf pelatih Southgate. Kiper berusia 38 tahun itu ikut ke Euro 2024 untuk membantu melatih dan mempersiapkan Jordan Pickford dkk.

Heaton pun merasakan adanya perubahan sikap fans terhadap Southgate sejak laga pertama melawan Serbia. Usai imbang melawan Slovenia, Southgate dan para pemain bahkan dilempari gelas bir.

Baca juga:
Harry Redknapp Ingin Lampard atau Gerrard Tangani Timnas Inggris
“Saya terlibat sejak awal eranya dan rasanya selalu positif. Saya kira pertandingan pertama rasanya berbeda. Narasinya sudah berubah,” ujar Heaton.

“Begitulah dari sudut pandang saya, jadi itu bisa jadi sulit. Bagaimanapun turnamen besar itu sulit dan saya kira sebagai pemain, mencoba untuk tampil, itu tidak mudah. Khususnya dengan ekspektasi, karena kami punya banyak pemain bagus.”

“Tapi disoraki di setiap babak, hampir setiap babak sampai ke semifinal, itu tidak mudah. Tentu saja saya tidak tahu, tapi saya membayangkan itu mungkin berdampak buruk untuknya.”

“Itu selalu membuat Anda berpikir ‘dari mana asalnya?’. Kami juara grup dan melewati momen besar untuk sampai ke sana, tapi kalau mau juara, Anda harus melewati momen-momen itu. Saya kira kami melakukannya dengan baik, jadi kami membangun keyakinan dalam hal itu,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *